Dirjen Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kementerian Kesehatan Achmad Yurianto mengatakan, selama ini masyarakat diimbau menerapkan 3M yaitu Memakai masker, rajin Mencuci tangan, dan selalu Menjaga jarak agar rantai penyebaran Covid 19 mereda. Namun ternyata, dirinya memiliki cara jitu lainnya agar Covid 19 yang berasal dari virus Sars Cov 2 itu segera hilang penyebarannya. Yurianto mengatakan, cara jitu tersebut dinamakan 3W.
“Kalau saya malah cenderung jadi 3W. Wajib jaga jarak, Wajib pakai masker, Wajib cuci tangan pakai sabun,” kata Yurianto dalam keterangannya, Rabu (21/10/2020). Ia berujar, supaya masyarakat tidak menganggap Covid 19 akan selesai dengan adanya vaksin. "Jangan menganggap jika sudah divaksin, maka bebas meninggalkan protokol kesehatan," ujar Yurianto.
Sebab, dijelaskannya, vaksin ternyata lini kedua untuk menangkal Covid 19. Lini utamanya yakni tetap pada protokol 3M dan 3W. Yurianto mengingatkan pandemi ini terkena di banyak negara, dan banyak negara yang belum akan melaksanakan vaksinasi. “Maka datangnya pandemi ke setiap negara lagi sangat mungkin. Tiongkok sendiri, tetap saja menyaring kunjungan yang masuk, harus karantina 14 hari. Jadi mari sama sama kita pahami. Bukan dengan vaksinasi maka pandemi selesai,” kata dia.
“Vaksin adalah pertahanan kedua untuk tidak sakit jadi sakit. Tak benar dengan vaksin kita akan normal seperti dulu, kita masih harus adaptasi dengan kebiasaan yang baru,” imbuhnya. Sekalipun sudah mencapai herd immunity atau kekebalan kawanan, kata dia, tetap harus melakukan protokol kesehatan. Sebab menurut Yurianto, saat ini pergerakan orang adalah faktor satu satunya. Pembawa penyakit adalah manusia.
"Jika terjadi kontak dekat tak terlindungi manusia yang rentan terjadi penularan," kata Yurianto. Sebagaimana diketahui, pemerintah lewat Satuan Tugas (Satgas) Covid 19 saat ini terus menggencarkan kampanye penyuluhan protokol kesehatan 3M yaitu Memakai masker, rajin Mencuci tangan, dan selalu Menjaga jarak. Kampanye 3M ini terus menerus disosialisasikan supaya masyarakat tidak lupa bahwa penyebaran Covid 19 banyak datang dari pergerakan manusia. Makanya, pelaksanaan 3M harus dijalankan secara ketat.