Bagaimana membuat infografis (bagian pertama)

Di Era Big Data sekarang ini, banyak sekali hal yang bisa dilakukan dalam membaca data yang begitu besar. Salah satunya adalah menampilkan data ataupun hasil analisis dalam bentuk infografis. Dengan infografis ini, diharapkan pembacanya dapat membaca informasi tersebut dengan mudah dengan desain yang menarik. Tulisan kali ini saya akan coba jelaskan bagaimana cara membuat infografis. Namun, sebelum mengetahui lebih jauh bagaimana cara membuatnya, ada baiknya sobat mengetahui dahulu apa itu infografis.

Apa itu Infografis?

Infografis berasal dari kata infographics (bahasa Inggris) yang merupakan singkatan dari dua kata, yaitu information dan graphics. Infografis berarti suatu bentuk visualisasi data yang mana informasi yang begitu rumitya dapat disampaikan secara menarik sehingga pembaca dapat memahami informasi tersebut dengan cepat dan mudah.

Mana yang benar? Infografis atau Infografik?

Mungkin dari beberapa media yang ada, saya temukan bahwa ada dua penulisan, yaitu infografis atau infografik. Sebenarnya dari kedua penulisan tersebut, mana yang benar? Untuk itu, perlu ditelaah lebih jauh lagi agar pembaca nantinya tidak bingung dengan kedua kata tersebut.

Seperti yang sudah saya sampaikan di atas tadi bahwa infografis berasal dari kata infographics, yang mana merupakan singkatan dari dua kata, yaitu information dan graphics. Definisi Graphics sebagai berikut.

Graphics are visual images or designs on some surface, such as a wall, canvas, screen, paper, or stone to inform, illustrate, or entertain. In contemporary usage it includes: neeke, pictorial representation of data, as in computer-aided design and manufacture, in typesetting and the graphic arts, and in educational and Neeke recreational software. (Wikipedia)

1) the products of the graphic arts, especially commercial design or illustration. 2) the use of diagrams in calculation and design. 3) visual images produced by computer processing. (https://translate.google.com/#en/id/graphics)

Sedangkan kata infografik, jika dipisah menjadi informasi dan grafik. Kata grafik merupakan terjemahan dari bahasa Inggris Graph. Definisi Graph sebagai berikut.

1) a diagram showing the relation between variable quantities, typically of two variables, each measured along one of a pair of axes at right angles. 2) a visual symbol representing a unit of sound or other feature of speech. Graphs include not only letters of the alphabet but also punctuation marks. (https://translate.google.com/#en/id/graph)

Dari definisi di atas, sebenarnya sudah terlihat jelas perbedaan di kedua kata tersebut. Yang tentunya menjadi perhatian adalah bagaimana sobat memahami kedua kata tersebut. Ketika sobat melihat hasil dari infografis, mungkin sepintas akan terlihat banyak sekali grafik, misalkan dalam bentuk batang (bar), garis (line), maupun lingkaran (pie), yang mana mungkin diterjemahkan oleh orang lain dengan kata infografik. Namun, dalam infografis, lebih dari itu, bisa bentuk orang atau objek yang lain.

Contoh Infografis

Berikut ini contoh infografis.

Sumber: House of Infographics

Sumber: Kata Data News

Sebagai tambahan saja, apabila sobat menjadi bagian dari empunya data dalam sebuah instansi pemerintahan, perusahaan, atau bank data, tentunya isu tentang big data ini sudah gencar sejak lama. Peluang untuk menampilkan hasil analisisnya atau memvisualisasikan datanya menjadi lebih menarik dalam bentuk infografis juga lebih besar. Maka dari itu, basic berupa ilmu statistik dan juga desain menjadi poin penting dalam pembuatan infografis ini.

Semoga bermanfaat.

Bersambung ke Bagaimana membuat infografis (bagian kedua)

Sumber Bacaan:

Baca juga:

Alumnus Sekolah Tinggi Ilmu Statistik tahun 2012 - Angkatan 50. Menyukai dunia tulis menulis seputar IT, walaupun belum ada buku yang terbit. Freelancer untuk Web Development. Blogger di AbouTeguh. Kontak bisa ke Twitter: @dekteguh atau Email: dekteguh@gmail.com