GParted, Software untuk Mengedit Partisi di Linux

Linux seringkali dianggap susah karena identik dengan terminal, command line, kernel, dan istilah-istilah lain yang membuat orang enggan mempelajarinya. Padahal, software-software di Linux juga banyak dan tidak selalu harus menggunakan terminal untuk melakukan sesuatu terhadap komputer kita.

Salah satu software penting di Linux yang harus terinstall adalah GParted. GParted ini adalah sebuah software manajemen disk yang dapat dengan mudah kita gunakan. Dengan GParted ini, kita bisa mengedit partisi, melakukan format, dan masih banyak lagi. Semuanya itu dilakukan dengan klik klik dan klik, tanpa mengingat command-command tertentu.

GParted, Software untuk Mengedit Partisi di Linux

GParted dapat diinstall dengan mudah menggunakan command:

sudo apt-get install gparted

Command di atas, digunakan jika kita menggunakan distro Debian, Ubuntu, dan variannya. Sedangkan untuk distro lain seperti CentOS, commandnya mungkin sedikit berbeda -> mungkin yum install gparted 🙂

Berikut ini adalah penampakan GParted:

software partisi linux gparted

GParted

Fitur-Fitur GParted

Fitur yang dimiliki oleh software partisi ini kurang lebih sama seperti software partisi lainnya. Di Windows kita kenal Easeus Partition Manager yang kita bisa melakukan semacam simulasi sebelum benar-benar melakukan partisi. Di GParted ini, kita juga bisa melakukan hal yang sama. Kita bisa dengan bebas mengubah, mengedit, ataupun menghapus partisi, semua perubahan yang kita lakukan itu hanya akan benar-benar dilakukan ketika kita menekan icon Apply.

Tips Menggunakan GParted

Sedikit tips ketika menggunakan GParted, GParted ini biasanya sudah tersedia di dalam CD installer Linux, jadi kita bisa menggunakannya juga meskipun kita menggunakan LiveCD.

Tapi ingat! ketika kita menginstall Linux, GParted tidak akan ikut terinstall, jadi kita harus tetap menginstall GParted terlebih dahulu jika ingin menggunakannya dari komputer kita.

Yang perlu diperhatikan ketika menggunakan GParted ini adalah, kita tidak bisa melakukan perubahan pada harddisk, ketika partisi yang akan kita ubah berada dalam posisi “mount”. Untuk melakukan perubahan kita harus melakukan unmounting dulu di partisi tersebut.

Sekian info singkat tentang software partisi di Linux, GParted, semoga bermanfaat.

Seorang programmer, developer dan desainer. Pernah mengembangkan aplikasi baik di desktop, mobile, maupun web. Tertarik dengan perkembangan IT terkini. Saat ini menulis di Lawatek dan Azuharu ~ Another Dream